{"id":1911,"date":"2021-01-20T09:19:25","date_gmt":"2021-01-20T09:19:25","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jalonzeolite.com\/?post_type=news_events&#038;p=1911"},"modified":"2025-06-18T09:41:50","modified_gmt":"2025-06-18T09:41:50","slug":"happy-la-ba-festival","status":"publish","type":"news_events","link":"https:\/\/www.jalonzeolite.com\/id\/news_events\/happy-la-ba-festival\/","title":{"rendered":"Selamat Merayakan Festival La Ba"},"content":{"rendered":"<p>Festival Laba jatuh pada tanggal delapan Desember menurut kalender lunar setiap tahun, dan juga dikenal dengan sebutan \u201cFestival Harta Karun Ajaib\u201d, \u201cFestival Laba\u201d, serta \u201cHari Pencerahan Buddha\u201d. Ada banyak legenda seputar Festival Laba, di antaranya yang paling tersebar luas adalah kisah pencerahan Sakyamuni yang tercatat dalam ajaran Buddha.<\/p>\n\n\n\n<p>1. Pengenalan legenda<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut legenda, Sakyamuni menjalani kehidupan pertapaan selama bertahun-tahun sebelum mencapai pencerahan. Ia menyadari bahwa pertapaan bukanlah jalan menuju pembebasan, sehingga ia memutuskan untuk menghentikan praktik tersebut. Pada saat itu, seorang penggembala memberi beliau bubur. Setelah meminumnya, beliau memulihkan tenaganya dan bermeditasi di bawah pohon linden. Beliau mencapai pencerahan pada tanggal 8 Desember. Untuk memperingati peristiwa ini, umat Buddha mengadakan upacara puja pada hari tersebut dengan memasak bubur dari beras dan buah-buahan untuk Buddha.<\/p>\n\n\n\n<p>2. Kebiasaan Makan di Laba<\/p>\n\n\n\n<p>01<\/p>\n\n\n\n<p>Bubur laba<\/p>\n\n\n\n<p>Bubur Laba juga dikenal sebagai \u201cBubur Lima Rasa Qibao\u201d. Meskipun bahan-bahan bubur Laba berbeda-beda di setiap daerah, pada dasarnya bubur ini terdiri dari biji-bijian seperti beras, millet, beras ketan, sorgum, kedelai, kacang merah, kacang hijau, kacang merah besar, dan kacang-kacangan lainnya, kurma merah, kacang tanah, biji teratai, serta goji berry. biji-bijian, kastanye, kenari, almond, lengkeng, serta buah-buahan kering lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>02<\/p>\n\n\n\n<p>Ini adalah bawang putih<\/p>\n\n\n\n<p>Pada hari kedelapan bulan ke-12 menurut kalender lunar, suasana Tahun Baru semakin kental dari hari ke hari. Sebagian besar wilayah di Tiongkok Utara memiliki tradisi merendam bawang putih dalam cuka. Bahan yang digunakan hanyalah cuka dan siung bawang putih. Caranya relatif sederhana. Masukkan siung bawang putih yang sudah dikupas ke dalam toples, atau tuangkan cuka ke dalam botol, lalu simpan di tempat yang bersuhu rendah setelah ditutup rapat. Bawang putih yang direndam perlahan dalam cuka tersebut akan berubah warna menjadi hijau.<\/p>\n\n\n\n<p>03<\/p>\n\n\n\n<p>Mie ini<\/p>\n\n\n\n<p>Mie Laba adalah hidangan musiman untuk Festival Laba. Hidangan ini populer di wilayah utara Shaanxi. Setiap keluarga menyantap semangkuk mie Laba pada pagi hari ke-8 bulan ke-12 kalender lunar. Bahan utamanya adalah mi dan berbagai jenis kacang-kacangan. Mi harus dibuat menjadi mi daun bawang untuk digunakan nanti; rendam kacang merah semalaman, dan laba akan digunakan untuk kuah pada hari itu. Saat air mendidih, kecilkan api hingga kacang merah matang sepenuhnya. Pada saat yang sama, minyak goreng digunakan untuk menumis daun bawang cincang, dan tuangkan minyak daun bawang cincang tersebut ke dalam panci setelah mi matang.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah Festival Laba, Tahun Baru Imlek akan segera tiba. Jalon mengucapkan selamat Tahun Baru yang penuh kemakmuran bagi karier dan kehidupan Anda.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Festival Laba jatuh pada tanggal delapan Desember menurut kalender lunar setiap tahun, dan juga dikenal dengan sebutan \u201cFestival Harta Karun Ajaib\u201d, \u201cFestival Laba\u201d, serta \u201cHari Pencerahan Buddha\u201d. Ada banyak legenda seputar Festival Laba, di antaranya yang paling luas dikenal adalah kisah pencerahan Sakyamuni yang tercatat dalam ajaran Buddha. 1. Pengantar legenda Menurut [\u2026]<\/p>","protected":false},"featured_media":1913,"parent":0,"menu_order":10,"template":"templates\/p066-news-detail.php","class_list":["post-1911","news_events","type-news_events","status-publish","has-post-thumbnail","hentry"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jalonzeolite.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/news_events\/1911","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jalonzeolite.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/news_events"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jalonzeolite.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/news_events"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jalonzeolite.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1913"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jalonzeolite.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1911"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}